Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bhinneka Lakukan Investigasi Peretasan 1,2 Juta Akun Pengguna

Pernita Hestin Untari , Jurnalis-Senin, 11 Mei 2020 |10:55 WIB
Bhinneka Lakukan Investigasi Peretasan 1,2 Juta Akun Pengguna
Ilustrasi (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Kasus peretasan kembali menimpa e-commerce di Indonesia. Setelah menimpa Tokopedia dan Bukalapak, kali ini peretasan terjadi pada Bhinneka.

Sekira 1,2 juta akun pengguna toko online Bhinneka dikabarkan telah diretas oleh kelompok haters 'ShinyHunters'. Pihak Bhinneka turut menanggapi hal tersebut.

Group Head, Brand Communication & PR Bhinneka, Astrid Warsito mengungkapkan pihaknya tengah melakukan investigasi mengenai kebenaran berita tersebut bersama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

“Sebelumnya kami mohon maaf atas ketidaknyamanan dan kemungkinan kekhawatiran yang muncul, sehubungan dengan pemberitaan peretasan data akun pengguna Bhinneka.com. Hingga saat ini, kami masih melakukan investigasi mengenai kebenaran berita tersebut dan juga melakukan investigasi di internal sistem,” kata Astrid dalam pernyataan resminya, Senin (11/5/2020).

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan memastikan keamanan pengguna. Bhinneka, lanjut Astrid selama ini telah menerapkan standar keamanan global PCI DSS (Payment Card Industry Data Security Standard) dari TUV Rheinland untuk melindungi pelanggan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement