JAKARTA- Asteroid raksasa 1998 OR2 yang melintas dekat Bumi pada 29 April tampak seperti menggunakan masker. Hal ini cukup mengejutkan di tengah pandemi COVID-19 sekarang ini.
Dilansir dari laman CNN, Sabtu (25/4/2020) gambar asteroid tersebut diambil dari Observatorium Observatorium Arecibo di Puerto Rico. Observatorium Arecibo merupakan fasilitas Yayasan Sains Nasional yang dikelola oleh University of Central Florida. Observatorium ini didukung oleh Program Observasi Objek Dekat-Bumi NASA dan telah menganalisis asteroid sejak pertengahan tahun 1990-an.
Selama pandemi, para ilmuwan di Arecibo terus melakukan pengamatan sebagai bentuk pertahanan planet. Sejalan dengan jarak sosial, mereka membatasi jumlah ilmuwan dan operator radar di fasilitas itu, dan mereka juga mengenakan masker selama pengamatan.
Asteroid 1998 OR2 diklasifikasikan sebagai objek yang berpotensi berbahaya karena memiliki ukuran yang lebih besar dari 500 kaki dan berada dalam jarak 5 juta mil dari orbit Bumi. Para ahli di Arecibo dapat memonitor asteroid dan menggunakan pengamatan untuk menentukan jalur mereka di masa depan untuk melihat apakah mereka berisiko terhadap Bumi.
"Pengukuran radar memungkinkan kita untuk mengetahui lebih tepat di mana asteroid akan berada di masa depan, termasuk pendekatan penutupan masa depan ke Bumi," kata Flaviane Venditti, seorang ilmuwan penelitian di Observatorium.