Email tersebut tidak selalu berukuran besar, namun dapat menyebabkan RAM kelebihan beban kerja dengan menggunakan Rich Text Format (RTF), multi-part dan format lain yang mengonsumsi banyak memori.
Di antara para korban adalah orang-orang dari organisasi Fortune 500 di Amerika Utara dan seorang eksekutif dari perusahaan operator seluler di Jepang, serta seorang jurnalis di Eropa, VIP asal Jerman, MSSP dari Arab Saudi dan Israel, serta eksekutif perusahaan asal Swiss, demikian menurut laporan ZecOpsdikutip.
(Ahmad Luthfi)