Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penelitian Ungkap Bumi Berusia 4,54 Miliar Tahun

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Kamis, 23 April 2020 |13:32 WIB
Penelitian Ungkap Bumi Berusia 4,54 Miliar Tahun
(Foto: NASA)
A
A
A

Dengan memeriksa unsur-unsur yang ada, para ilmuwan dapat menghitung kuantitas awal unsur radioaktif, dan dengan demikian berapa lama waktu untuk unsur-unsur tersebut membusuk, yang memungkinkan mereka menentukan usia batuan.

Batuan tertua di Bumi yang ditemukan hingga saat ini adalah Acasta Gneiss di Kanada barat laut dekat Great Slave Lake, yang berusia 4,03 miliar tahun. Akan tetapi, batuan yang berumur lebih dari 3,5 miliar tahun dapat ditemukan di semua benua.

Greenland menyimpan batuan supracrustal Isua (3,7 hingga 3,8 miliar tahun), sementara batuan di Swaziland 3,4 miliar hingga 3,5 miliar tahun. Sampel di Australia Barat berusia 3,4 miliar hingga 3,6 miliar tahun.

Kelompok penelitian di Australia menemukan butiran mineral tertua di Bumi. Kristal silikat zirkonium kecil ini memiliki usia yang mencapai 4,3 miliar tahun, menjadikannya bahan tertua yang ditemukan di Bumi sejauh ini.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement