NEW YORK - Pendiri SpaceX, Elon Musk tidak mewajibkan karyawan untuk memiliki ijazah dari universitas. Musk bahkan mengatakan, universitas bukanlah tempat belajar, dikutip Sindonews.
Musk yang merupakan CEO Tesla dan SpaceX menyampaikan hal tersebut dalam konferensi Satellite 2020 di Washington, D.C, Amerika Serikat. Kalimat ini terlontar setelah salah satu peserta konferensi bertanya tentang pentingnya pendidikan di universitas.
"Kalian tidak butuh universitas untuk belajar sesuatu. Apa Shakespeare dulunya kuliah di kampus? Mungkin tidak," kata Musk, dikutip dari CNBC, Selasa (10/3/2020).
Menurut Musk, universitas merupakan tempat bersenang-senang dan mengerjakan pekerjaan rumah. Tapi, tidak sebagai tempat belajar.
Pandangannya ini yang kemudian tidak mewajibkan lulusan perguruan tinggi bagi calon karyawan di Tesla. Lulusan SMA pun bisa memiliki kesempatan yang sama, asalkan menguasai seputar artificial intelligence (AI).
Kendati demikian, jika ingin bekerja di SpaceX, banyak lowongan yang menyaratkan calon karyawan harus memiliki pendidikan tinggi sebagai syarat masuknya.
(Ahmad Luthfi)