Sebelumnya pada Desember 2019, menurut sebuah artikel dari TechCrunch, seorang peneliti keamanan siber, Ibrahim Balic, berhasil mencocokkan 17 juta nomor telepon dengan akun pengguna Twitter tertentu. Hal ini dilakukan dengan mengeksploitasi kelemahan dalam fitur kontak pada aplikasi Android Twitter.
Fungsi fitur unggahan kontak memungkinkan orang dengan nomor telefon pengguna untuk menemukan dan terhubung dengan pengguna di Twitter. Twitter mengatakan dalam pernyataannya bahwa perusahaannya telah mengubah fitur ini sehingga tidak lagi mengungkapkan nama akun tertentu.
Twitter juga telah menangguhkan semua akun yang diyakini telah menyalahgunakan fitur ini. Pihak Twitter menolak untuk mengatakan berapa banyak nomor telefon pengguna yang telah dieksploitasi oleh hacker.
(Ahmad Luthfi)