Kondisi ban dan kecepatan mengendara menjadi faktor penting dalam mengatasi situasi yang disebut dengan aquaplaning atau hydroplaning. Ini merupakan situasi saat ban mobil atau kendaraan tidak benar-benar menyentuh tanah atau permukaan jalan karena jalanan tergenang air.
Meski begitu, sebenarnya ada banyak faktor kenapa aquaplaning bisa terjadi. Berikut faktor-faktor penyebab kenapa aquaplaning bisa terjadi seperti dikutip dari situs Finlandia Nokian Tyres :
1. Memacu kendaraan terlalu kencang akan membuat mobil terangkat sehingga tekanan permukaan ban terhadap air yang menggenang lebih minim. Ini bisa berbahaya bagi mobil.
2. Berat kendaraan lebih ringan. Situasi ini juga bisa menyebabkan kendaraan mudah terangkat. Apalagi bila kecepatan makin tinggi.
3. Ban mobil yang sudah aus atau rusak. Aquaplaning atau hydroplaning terjadi akibat ban mobil tak dapat memecah genangan air dengan sempurna. Karena itu, sebelum bepergian apalagi ke tempat jauh, cek dahulu ban kendaraan Anda.
4. Desain telapak ban mobil Anda tidak sesuai. Ini bisa terjadi kalau Anda hanya sekadar mengikuti gaya saja. Misalnya ban semi slick dipakai untuk jalan basah. Tentu saja ini tidak sesuai dengan jalan berair.
5. Genangan air yang cukup banyak atau dalam. Dalam situasi ini ban bisa mengalami situasi lebih buruk. Bahkan makin rusak. Gangguan aquaplaning akan sangat mudah Anda alami.
Dengan mempelajari faktor-faktor ini diharapkan Anda bisa menghindari situasi aquaplaning. Jangan sampai Anda terjebak dan mengalami bahaya karenanya.