Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Carlos Ghosn Ungkap Alasan Kabur ke Lebanon

Medikantyo , Jurnalis-Selasa, 07 Januari 2020 |11:23 WIB
Carlos Ghosn Ungkap Alasan Kabur ke Lebanon
Bekas pemimpin Nissan Motor Carlos Ghosn kini menjadi buronan internasional (Foto: Okezone.com/Istimewa)
A
A
A

BEIRUT - Aparat hukum Jepang dikejutkan dengan langkah nekat mantan CEO Nissan Motor, Carlos Ghosn yang melarikan diri ke Lebanon. Ghosn sedang menjalani penahanan rumah terkait kasus skandal penyalahgunaan jabatan sekaligus manipulasi finansial saat masih memimpin Nissan.

Seperti dikutip dari Reuters, rute pelarian Ghosn berawal dari Tokyo menuju Osaka. Diduga bersama sejumlah orang, Ghosn menggunakan pesawat jet pribadi menuju Beirut, Lebanon. Penerbangan tersebut diketahui sempat transit sejenak di Turki.

 Carlos Ghosn

Ghosn melalui kuasa hukum lantas mengumumkan alasan melarikan diri dari status tahanan rumah di Jepang. Ia menyebutkan karena ketidakadilan sistem hukum negara tersebut padanya. 

"Saya merasa sistem tersebut mengabaikan praduga tak bersalah, memunculkan diskriminas dan menghalangi pemenuhan hak asasi manusia," ujarnya seperti dikutip dari Japan Times.

Surat perintah penangkapan, serta pengumuman status buron, sudah disampaikan oleh Interpol ke negara terkait. Ghosn sendiri sudah menjalani proses hukum di Jepang sejak ditangkap di Bandara Narita, Tokyo pada November 2018 lalu, dan menjalani pemeriksaan intens selama empat bulan.

Mantan petinggi Renault SA tersebut lantas dijaminkan untuk menjalani penahanan rumah sejak April, walaupun belum menjalani persidangan. Ghosn dituduh merekayasa laporan keuangan Nissan dengan menaikkan upah atas jabatannya serta menaruh pengeluaran pribadi dalam neraca keuangan perusahaan.

Kementerian Kehakiman Jepang sudah menyatakan siap menangkap Ghosn, sesampai di negara tujuan. "Sejauh ini belum pernah ada kasus terdakwa kasus hukum meninggalkan wilayah Jepang. Ghosn melakukannya secara ilegal," ujar Menteri Kehakiman Jepang, Masako Mori.

 Nissan

Produsen Nissan juga bersiap melanjutkan kasus hukum terhadap mantan petinggi perusahaan itu. "Perusahaan ini akan meneruskan langkah hukum sesuai prosedur untuk meminta pertanggungjawaban Ghosn atas dampak yang ditimbulkan kepada Nissan,"kata pihak berwenang di perusahaan yang bermarkas di Yokohama. (MUF)

(Gabriel Abdi Susanto)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement