Sebagai gambaran, biaya untuk perbaikan ketika mobil terendam banjir adalah mengecek kondisi oli, kelistrikan pada mobil, dan transmisi mesin serta dari biaya yang dikeluarkan untuk memperbaiki mobil tersebut tergantung dari tingkat kerusakannya.
“Kalau untuk kerusakan yang tidak terlalu parah biasanya dikenakan harga yang berkisar Rp500 – Rp700 ribuan untuk penggantian oli mesin dan oli transmisi,“ ungkap Hermas Prabowo dari bengkel Worner Matic saat dihubungi Okezone.

Kerusakan yang cukup parah yakni ada pada Electronic Control Unit (ECU) juga menjadi salah satu hal yang terparah jika mobil tersebut terendam banjir. Pasalnya jika ECU tersebut rusak, tak banyak yang bisa memperbaikinya dan harus diganti degan biaya yang cukup mahal.
“Untuk ECU jika harus diganti, memakan biaya paling murah Rp7 juta dan yang paling mahal bisa mencapai sekitar Rp20 juta rupiah,” tambahnya.
(Mufrod)