JAKARTA - Banjir yang menggenang di beberapa wilayah Jakarta, membuat banyak pemilik mobil sedan memaksakan diri menerobos banjir tanpa memperhitungkan kedalaman banjir yang akan dilaluinya.
Namun sebelum menerjang genangan banjir yang akan dilaluinya, pengemudi baiknya memperhitungkan jarak aman kendaraan dengan ketinggian air yang akan diterobosnya. Hal ini agar ketinggian air tidak melebihi batas aman mesin, dan menghindari terjadinya masalah teknis yang berdampak mobil mogok di tengah banjir.

Menurut Hermas Efendi Prabowo pemilik bengkel Worner matic mengatakan, pada dasarnya semua jenis mobil termasuk sedan masih bisa menerobos banjir asal memperhitungkan batas aman kedalaman air dengan posisi mesin.

“Supaya mobil sedan kuat untuk menerobos banjir adalah lihat ketinggian air dari banjir dengan batas aman setinggi roda. Jika lebih dari itu sebaiknya para pengendara jangan memaksakan diri untuk menerobos dan pilih jalur lain yang lebih aman,” ungkapnya saat dihubungi Okezone, Kamis (2/1/2020).