3. Menghindari penggunaan rem tangan
Penanggulangan berikutnya adalah melepas rem tangan, kemudian memasukkan transmisi ke gigi 1 untuk sistem manual, maupun posisi P pada kendaraan bertransmisi otomatis. Langkah tersebut mencegah menempelnya kampas rem dengan tromol maupun piringan cakram, sebagai pengganti dan pengganjal gunakan batu berukuran cukup besar.
4. Periksa kondisi pelumas mobil
Pelumas mesin mobil juga terdampak ketika mesin terendam dalam air dan pengendara bisa melakukan pengecekan dengan indikator pada warna pelumas. Dalam kondisi normal oli berwarna kuning kehitaman, namun berubah menjadi putih serta berbusa jika tercampur air. Jika tercampur air, maka harus diganti sebelum mobil tersebut kembali digunakan.
5. Periksakan kendaraan menuju bengkel
Lebih aman jika pengendara menunggu setidaknya 24 jam sampai mesin mobil kering sempurna, sebelum menyalakan mobil. Jika memungkinkan, bawa kendaraan menuju bengkel resmi maupun terpercaya untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Termasuk melihat kondisi bagian pengatur elektronik (ECU) mobil tersebut.
(Mufrod)