Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Efek Melintas Tol Layang Japek Meski Gunakan Mobil Canggih

Medikantyo , Jurnalis-Selasa, 17 Desember 2019 |17:08 WIB
Efek Melintas Tol Layang Japek Meski Gunakan Mobil Canggih
Kondisi karakter jalan tol layang Jakarta-Cikampek (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Usai beroperasi kurang dari sepekan, beberapa pengguna jalan tol layang (elevated) Jakarta-Cikampek (Japek) mengeluhkan beberapa kondisi dari karakter jalan bergelombang (bumpy) yang dilewati selain kurang nyamannya berada dalam mobil hingga keluhan kesehatan.

Secara spesifik perasaan tidak nyaman itu muncul ketika pengguna jalan melibas sambungan jalan antar segmen jalur tol layang tersebut. Kondisi itu juga dirasakan oleh awak Okezone ketika melintas di jalur tol layang tersebut dengan kecepatan sekira 80 kilometer per jam, perjalanan dilakukan pada Senin 16 Desember 2019.

 Tol Japek

Melalui jalur sepanjang 36 kilometer tersebut, Okezone menggunakan unit kendaraan jenis SUV Peugeot 5008. Kondisi permukaan jalan yang tidak terlalu optimal bisa dirasakan, termasuk adanya perbedaan tinggi saat mobil melintas di bagian penyambung jalan atau girder ruas tol layang itu.

 Tol Japek

Pengaruh peran dari teknologi yang banyak disematkan beberapa mobil jenis premium sangat dirasakan manfaatnya saat melintasi tol elevated Japek. Salah satunya fitur Electronic Stability Program (ESP). Teknologi pengaturan tersebut dapat menyesuaikan serta meningkatkan stabilitas kendaraan sekaligus mencegah potensi mobil kehilangan traksi.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement