Dalam beberapa kasus sistem ini terkadang suka terjadi error, beliau menjelaskan bahwa masalah ini biasanya disebabkan oleh si pemilik motor yang suka memodifikasi motornya di bagian velg, tetapi karena jatuh dan tabrakan juga bisa menjadi faktor sistem tersebut tidak bekerja secara optimal.

“ABS ini bisa error kalau si pemilik motor memodif velg dengan menggantinya yang tidak sesuai dengan ukurannya. Pabrikan juga sudah memperhitungkan untuk memasang ABS ini, jadi kalau diganti bisa saja jadi tidak presisi lagi,” jelasnya.

Perlu diketahui sistem ABS ini memiliki usia pakai yang bisa dibilang lama, maka dari itu perlu perawatan serta tidak memodifikasi yang tidak sesuai ukuran di bagian velg agar sistem ini dapat bekerja dengan baik.
(Mufrod)