Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Google Matikan Layanan Cloud Print pada Akhir 2020

Ahmad Luthfi , Jurnalis-Minggu, 24 November 2019 |06:01 WIB
Google Matikan Layanan Cloud Print pada Akhir 2020
(Foto: Howtogeek)
A
A
A

JAKARTA - Google Cloud Print merupakan layanan Google berikutnya yang akan dihentikan. Setelah selama satu dekade dalam versi beta, Google mengumumkan Cloud Print "tidak akan lagi didukung" setelah 2020.

Dilansir Howtogeek, Google mengatakan sudah waktunya untuk bermigrasi jauh dari Cloud Print. Sekadar informasi, layanan pencetakan cloud Google memungkinkan Anda mencetak dari mana saja, bahkan melalui internet.

Saat Anda mencetak ke printer Cloud Print, pekerjaan cetak disimpan dalam antrian di akun Google Anda. Mereka kemudian dikirim ke printer yang terhubung ke akun Anda.

 Google Cloud Print merupakan layanan Google berikutnya yang akan dihentikan.

Baca juga: 5 Drone Murah untuk Pemula, Mulai Ryze Tello hingga Cheerson CX-10

Beberapa printer memiliki dukungan Cloud Print asli, tetapi Google juga membuat Cloud Print tersedia di Google Chrome. Anda dapat menginstal Google Chrome di PC, mengaktifkan Cloud Print dalam pengaturannya, dan kemudian mencetak ke printer yang terhubung ke PC itu melalui internet.

Cloud Print dulunya penting untuk Google karena Chromebook tidak memiliki dukungan pencetakan asli, mereka perlu Cloud Print untuk mencetak.

Zaman telah berubah, dan Chrome OS sekarang memiliki dukungan pencetakan asli. Google Cloud Print tidak lagi penting untuk Chrome OS.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement