JAKARTA - Director of Leica Store Jakarta, Bernard Suwanto mengungkapkan bahwa pasar Leica di Indonesia sejauh ini baik-baik saja. Meskipun demikian, Bernard tak memungkiri bahwa Leica mengalami kondisi naik turun.
"Tidak lepas dari industri lain, industri kamera juga bukan merupakan industri yang always (selalu) naik, pasti ada naik turun," kata Bernard usai peluncuran Leica SL2 di Jakarta, Rabu (20/11/2019).
Lebih lanjut, Bernard juga mengungkapkan bahwa harga Leica memang terhitung tidak murah, namun itu bukan tanpa alasan.
"Harga Leica secara worldwide kan dikontrol bukan masing-masing pasaran. Mahal itu alasannya dari bahannya dari fungsinya," kata Bernard.

Baca juga: Resmi Meluncur, Ini Wujud Leica SL2 yang Dibanderol Rp103 Jutaan
Lebih lanjut Bernard juga mengungkapkan beberapa strategi untuk mempertahankan pasar Leica di Indonesia, seperti halnya program ambasador dan kolaborasi.
Untuk diketahui, Leica baru saja meluncurkan perangkat kamera terbarunya Leica SL2 yang merupakan lanjutan dari Leica SL yang diluncurkan pada 2015.
Kamera ini akan dijual secara global serentak pada 21 November 2019 dengan harga Rp103 jutaan di Indonesia.
(Ahmad Luthfi)