JAKARTA - Produsen kamera asal Jerman Leica memang terkenal akan produknya yang berada level Premium. Rentang harga yang disajikan kepada konsumen bisa dibilang fantastis bernilai belasan hingga puluhan juta rupiah.
Menyadari berada di pasaran yang secara khusus tersebut, Leica Store Indonesia mengaku tak memasang target untuk memasarkan produknya. Menurutnya Leica memiliki model bisnis yang berbeda dengan tidak mengacu pada jumlah market share.
"Saya kira Leica bukan mencari market share karena model bisnisnya berbeda. Soal target jual pun juga saat ini belum ada," kata Direktur Leica Store Indonesia Bernard F Suwanto di acara perilisan Leica M10 di Jakarta, Rabu (8/2/2017).
Ia juga sempat mengatakan jika strategi pasar yang dijalankannya saat ini dengan mengandalkan loyalitas konsumennya dengan turut memperbarui fitur kamera, seperti penambahan WLAN di Leica M10.
Leica Store sendiri diketahui baru beroperasi selama dua tahun di Indonesia. Oleh karena itu Bernard masih belum mau menjawab soal jumlah pengguna dan persentase pasarnya di Tanah Air.