Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tabrakan Asteroid Kuno Tingkatkan Keanekaragaman Hayati di Bumi

Gilang Adya Chandra , Jurnalis-Kamis, 19 September 2019 |17:44 WIB
Tabrakan Asteroid Kuno Tingkatkan Keanekaragaman Hayati di Bumi
(Foto: Fox News)
A
A
A

Kemudian, keragaman yang tinggi di antara invertebrata datang sebagai adaptasi terhadap iklim baru.

Para peneliti mengidentifikasi isotop helium ekstraterestrial yang tergabung dalam sedimen dasar laut yang membatu di Swedia selatan, karena debu asteroid. Dalam perjalanannya ke Bumi, diperkaya dengan helium ketika dibombardir oleh angin matahari.

Beberapa ilmuwan mengusulkan bahwa mungkin menempatkan asteroid, seperti satelit di orbit di sekitar Bumi. Sehingga, mereka terus-menerus membebaskan debu halus dan sebagian memblokir sinar matahari. Ini sebuah metode untuk mendinginkan planet di era pemanasan global.

"Studi kami dapat memberikan pemahaman yang lebih rinci, berdasarkan empiris tentang bagaimana ini bekerja, dan ini pada gilirannya dapat digunakan untuk mengevaluasi apakah simulasi model itu realistis," kata penulis utama makalah itu, Birger Schmitz seorang profesor Geologi di Universitas Lund.

 Tim ilmuwan internasional menemukan bahwa tabrakan di sabuk asteroid 470 juta tahun yang lalu mendiversifikasi kehidupan di Bumi.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement