JAKARTA - Banyak masyarakat kita melakukan perjalanan untuk berlibur bersama keluarga atau bahkan bersama para sahabat. Sering kali kita menggunakan kendaraan roda empat untuk melakukan perjalanan liburan ke suatu tempat.
Namun banyak dari pengendara yang mengabaikan kondisi kendaraan saat sebelum melakukan perjalanan. Beberapa pengendara bahkan tidak mempersiapkan fisik dan mental yang prima untuk memulai perjalanan jauh.

Lalu bagaimana cara mempersiapkan diri serta kendaraan sebelum melakukan perjalanan liburan? Dilansir dari motus.com berikut tips aman saat berkendara disaat berlibur.
1. Buat rencana sebelum melakukan perjalanan
Sebelum melakukan perjalanan liburan, pastikan terlebih dahulu perjalanan yang dituju akan melintasi jalur bebas hambatan atau melewati jalanan pedesaan. Pastikan juga untuk mengetahui titik lokasi SPBU terdekat atau tempat peristirahatan apabila merasa lelah.
Selalu siapkan aplikasi maps di handphone karena beragam informasi mengenai perjalanan sudah lengkap, dan pastikan juga cuaca saat selama berkendara sedang bagus.

2. Perhatikan kondisi kendaraan
Tidak hanya memerhatikan kondisi jalan yang akan dilalui, perhatikan juga kondisi kendaraan sebelum memulai perjalanan jauh. Apabila kondisi mobil dalam keadaan baik, pastikan kembali semua komponen aman agar melakukan perjalanan dengan lancar.
Namun jika kondisi mobil tidak prima, usahakan untuk memperbaiki mobil di bengkel resmi agar mendapatkan komponen mobil yang orisinil serta menghasilkan kinerja mobil yang optimal.
3. Istirahat yang cukup
Pastikan beristirahat yang cukup sebelum melakukan perjalanan jauh. Banyak beberapa kasus kecelakaan yang disebabkan oleh pengendara yang mengantuk saat mengemudi.
Usahakan untuk melakukan istirahat minimal 6-8 jam sebelum berkendara. Hal ini agar menjaga kondisi badan tetap sehat saat mengemudi serta konsentrasi terus terjaga meskipun berkendara hingga menempuh ratusan kilometer.

4. Perhatikan kecepatan maksimum di jalan
Apabila rute jalan yang dipilih saat ingin berlibur melewati jalan bebas hambatan, pastikan batas minimal dan maksimal pada mobil anda. Jika melewati jalanan pedesaan yang berliku dan menanjak pastikan untuk tidak melebihi batas kecepatan, karena risiko kecelakaan di jalanan yang berliku jauh lebih tinggi.

Menurut sebuah data, untuk setiap kenaikan satu persen dalam kecepatan, kesempatan untuk terjadinya kecelakaan meningkat sekitar dua persen dan kesempatan pengemudi meninggal dunia meningkat sekitar empat persen.
5. Fokus saat berkendara
Saat berkendara usahakan agar tetap fokus selama perjalanan. Selain karena mengantuk, beberapa kecelakaan terjadi disebabkan oleh pengemudi yang kurang fokus. Salah satu faktornya yaitu mengemudi sambil menggunakan handphone, hal ini turut menyumbang tingkat kecelakaan tertinggi dijalanan.
Maka selama berkendara, usahakan untuk menjaga fokus dengan tidak menggunakan handphone. Apabila terjadi sesuatu yang mendesak, menepilah sebentar di rest area atau bahu jalan untuk mengurangi risiko kecelakaan.
(Mufrod)