Tak hanya itu Nikkei juga mengungkapkan jika kamera akan berada dalam kisaran harga ¥100.000 yang akan lebih mudah menarik konsumen umum, ketimbang dua perangkat lain yang dihargai ¥200.000 hingga ¥400.000. Tujuannya adalah untuk mengembangkan permintaan pengguna selain dari penggemar yang ada.
Banderol harga ¥200.000 hingga ¥ 400.000 setara dengan USD1.800 hingga USD3.700. Jika dirupiahkan akan menjadi Rp25 jutaan hingga Rp52 jutaan. Sehingga banderol harga yang ditawarkan sekarang ini tampaknya cukup menarik dan murah.
Sayangnya hingga saat ini belum diketahui spesifikasi apa saja yang akan Nikon sematkan ke dalam kamera, serta tanggal pasti peluncuran belum diumumkan secara resmi.
(Ahmad Luthfi)