Tetapi apakah itu benar-benar apa yang kita sebut senyuman, atau apakah anjing mengarahkannya kepada kita dengan sengaja untuk mengkomunikasikan sesuatu, tetap tidak diketahui.
"Untuk menjawab pertanyaan itu, kita perlu teknik penelitian yang lebih objektif seperti FACS seperti yang digunakan Kaminskiuntuk menentukan bagaimana ekspresi wajah spesifik berkorelasi dengan situasi tertentu dan apa yang secara tepat memotivasi ekspresi itu. Itu diperlukan untuk semua ekspresi anjing, yang umumnya tidak diketahui," kata Kaminski.
Jadi, terlepas dari apakah kita bisa berbagi senyum ramah dengan teman-teman berkaki empat kita, jelas bahwa mereka memahami kita dengan cara yang sangat berbeda. Benjamin berkata kita harus termotivasi oleh ini untuk menjadi komunikator yang lebih baik dan lebih sensitif.
"Anjing sudah sangat pandai memahami kita. Mereka bisa memahami isyarat yang sangat halus," kata Benjamin. "Jadi itu tugas kita sebagai manusia untuk memberi mereka petunjuk untuk memahami bagaimana bekerja sama dengan kita."

(Ahmad Luthfi)