Untuk melakukannya, para ilmuwan menghubungkan serangkaian antena teleskop radio di seluruh dunia untuk membuat teleskop seukuran Bumi virtual. Para peneliti kemudian menargetkan dua lubang hitam supermasif.

Baca Juga: 5 Tips Menghemat Kuota Data yang Mungkin Belum Anda Tahu
Pertama disebut Sagitarius A yang terletak 26.000 tahun cahaya dari Bumi di pusat galaksi Bima Sakti dan 4 juta kali massa Matahari. Satu tahun cahaya adalah jarak yang di tempuh cahaya dalam satu tahun sekitar 9,5 triliun kilometer.
Kedua disebut M87 yang berada 54 juta tahun cahaya dari Bumi di pusat galaksi Virgo A yang berdekatandengan massa 3,5 miliar kali Matahari. Fakta bahwa lubang hitam tidak memungkinkan cahaya untuk lolos membuat sulit melihatnya. Jadi, para ilmuwan bukannya mencari cincin cahaya di sekitar lubang hitam.