JAKARTA- Microsoft tengah dilanda berita miring soal tindak pelecehan dan diskriminasi. Hal tersebut bermula dari rantai email internal yang terkuak oleh Media Quartz.
Dilansir dari laman Androit Pit, Minggu (7/4/2019) rantai pesan tersebut menggambarkan serangkaian tindakan diskriminasi dan pelecehan seksual yang dialami oleh pegawai perempuan di Microsoft.
Lebih lanjut, tuduhan dalam rantai email mencakup masalah yang banyak dianggap tipikal dalam industri teknologi, seperti kurangnya promosi dan perlakuan tidak adil terhadap karyawan dari kelompok yang kurang terwakili.
Tetapi beberapa tuduhan melangkah lebih jauh, bahkan seorang karyawan perusahaan yang terkait dengan Microsoft menjawab rantai surat yang menyatakan bahwa dia telah diminta dua kali untuk duduk di pangkuan orang lain selama pertemuan di mana departemen sumber daya manusia dan manajer lain juga hadir.
Parahnya lagi, karyawan Microsoft lainnya mengklaim bahwa seorang pekerja dari perusahaan asosiasi mengancam akan membunuhnya jika dia tidak berhubungan seks dengannya selama perjalanan bisnis.