Ia menambahkan, mobil listrik pada dasarnya memiliki perangkat dan sistem kerja yang lebih sederhana, karena mengandalkan motor penggerak dan baterai. Kemampuan bengkel resmi hanya tinggal menyesuaikan pada penggunaan perangkat khusus saja.
Kemampuan para mekanik pun tak jauh berbeda, karena telah terbiasa dengan sistem mobil internal combustion. Saat menangani mobil listrik tidak akan menemui masalah.

"Kalo mekanik kan tinggal kita arahkan saja, melalui training bagian mana dan permasalahan apa yang sering terjadi di mobil listrik, karena lebih mudah dibanding mobil bensin," ujarnya.
Suzuki sendiri menurut Riecky siap dengan dengan policy yang akan dijalankan pemerintah, terkait rencana yang akan meningkatkan baik industri maupun layanan service yang akan diberikan kepada konsumen mobil listrik nantinya.
(Mufrod)