JAKARTA- Polusi cahaya atau lampu-lampu terang di perkotaan diketahui mampu mempengaruhi langit dan membuat bintang sulit terlihat. Selain itu, menurut penelitian baru-baru ini, polusi cahaya mampu mempengaruhi sebagian besar wilayah margasatwa paling penting di bumi.
Memang saat ini bahkan cahaya dapat mencapai habitat yang jauh dari manusia itu sendiri. Saat dipantulkan dan dibiaskan di atmosfer, sinar cahaya dapat menempuh jarak yang jauh.
Dilansir dari laman UPI, Senin (25/2/2019) jenis cahaya ini disebut sebagai skyglow yang berdampak pada dua pertiga Key Biodiversity Areas (KBA), seperti yang didefinisikan oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam.
Spesies yang hidup di lebih dari setengah KBA utama planet ini hidup di bawah langit malam yang cerah secara artifisial. Studi sebelumnya membuktikan polusi ringan dapat mengubah perilaku spesies tertentu dan berdampak pada seluruh ekosistem.
"Hasil ini meresahkan karena kita tahu banyak spesies dapat merespon bahkan terhadap perubahan kecil pada cahaya malam hari," kata Jo Garrett, peneliti postdoctoral di University of Exeter.