JAKARTA - Tim yang menjalani program luar angkasa Jepang, JAXA memiliki waktu 24 jam yang sangat sibuk. Probe asteroid atau satelit Hayabusa2 yang tiba disasaran, Ryugu pada tahun lalu, melakukan manuver paling menantang.
Dilansir Bgr, Sabtu (23/2/2019), satelit Hayabusa2 berhasil menyentuh permukaan batu luar angkasa. Rencananya, satelit itu akan membawa sampel untuk kemudian di bawa kembali ke Bumi.
Akan tetapi, mengambil sampel bukanlah pekerjaan mudah. Agar pengambilan debu berjalan efisien selama pendaratan, satelit atau pesawat luar angkasa itu menembakkan peluru ke dalam Ryugu.
Satelit harus melakukan semua ini tanpa kendali langsung dari pengontrol di Bumi lebih dari 180 juta mil jauhnya.