Satelit high throughput tidak hanya mampu memberikan akses internet yang lebih cepat, satelit ini juga dipandang menawarkan biaya yang lebih ekonomis.
Satelit high throughput memiliki teknologi yang hanya sedikit memerlukan bahan bakar untuk mempertahankan satelit pada orbitnya. Satelit ini juga memiliki bobot sekira 4 ton, lebih ringan dibandingkan satelit konvensional yang memiliki bobot 5 ton ke atas.
Ketika diluncurkan dengan roket, ongkos yang dikeluarkan pun dapat lebih murah, sekitar setengah dari biaya pembuatan roket.

Baca juga: Miliki Orbit Aneh, Planet Kesembilan Sembunyi di Tata Surya?
(Ahmad Luthfi)