
Baca juga: Samsung Galaxy S10 Bakal Meluncur dengan Fitur 5G
"Kita juga bekerjasama dengan pemeriksa fakta pihak ketiga, jika ada berita yang tidak akurat maka rekan-rekan dapat melihat apakah ini palsu atau tidak. Jika sudah teridentifikasi maka Facebook akan mencabut itu dan jika ada yang masih menyebarkan berita ada notifikasi jika berita itu hoax dan tidak bisa disebarkan lagi," jelas Katie.
Lebih lanjut untuk ujaran kebencian, menurut Katie Facebook akan bekerjasama dengan badan pemilu.
"Seperti halnya, saat pemilu di Brasil ada dua putaran. Dan pada putaran pertama banyak ujaran kebencian di Facebook dan bekerjasama untuk mengetahui apa klasifikasi yang termasuk ujaran kebencian dan kebohongan," kata Katie.