"Meteor memancar dari konstelasi Leo di bagian timur laut langit," imbuh Samuhel.
Meskipun Leonid akan memancar dari timur laut, masyarakat akan dapat melihat meteor muncul di semua area langit, jika cuaca memungkinkan.
Space melaporkan jika hujan meteor Leonid memang akan menghiasi langit Bumi pada November setiap tahunnya. Hal tersebut merupakan reaksi dari orbit Bumi yang melintasi orbit komet 55R/Tempel-Tuttle.
Komet, atau yang disebut juga ‘bintang berekor’, mengorbit matahari setiap 33 tahun, meninggalkan jejak puing, kemudian jatuh menuju permukaan Bumi. Sebelum menerpa permukaan Bumi, sebagian besar dari serpihan komet akan terbakar di atmosfer.
(Ahmad Luthfi)