Baca Juga: Ini 17 Kota di Dunia yang Bisa Menyaksikan Gerhana Bulan
Lebih lanjut, Rhorom menjelaskan jika pasang naik dan surut yang terjadi pada 28 Juli 2018, siklusnya terjadi setiap 12 jam. "Jumat nanti, puncak pasang terjadi sekitar tengah malam. Waktu tepatnya bervariasi, bergantung kondisi lokal," ujarnya.
Terkait prediksi terjadinya gelombang pasang surut dan naik, dia mengatakan jika wilayah pesisir di belahan dunia manapun mengalami pasang surut air laut. Namun, untuk besarnya menurut dia akan berbeda dan bervariasi setiap wilayah.
Sebelumnya diketahui dari laman Tide Forecast, jika pasang surut air laut akan terjadi di beberapa wilayah perairan di Indoensia di antaranya Tanjung Priok, Jakarta, Pelabuhan Ratu, Labuan, Indramayu, Karangampel, Bandar Lampung, Cirebon, Astanajapura, Tegal, Pemalang, Petarukan, Pekalongan, Tanjungpandan, Manggar, Semarang, Srandakan, Batang, Pangkal Pinang, dan Tayu.
(Ahmad Luthfi)