Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Deretan Motor yang Kerap Kena Modifikasi Ban Cacing

Agregasi Gila Motor , Jurnalis-Sabtu, 23 Desember 2017 |09:04 WIB
Deretan Motor yang Kerap Kena Modifikasi Ban Cacing
Foto: Istimewa
A
A
A

JAKARTA - Anda pastinya sudah tak aneh melihat sepeda motor modifikasi yang menggunakan ban cacing wara wiri di jalan. Pengguna sepeda motor dengan ban berprofil tipis itu didominasi oleh anak muda. Kiblatnya adalah tren modifikasi yang berkembang di Thailand ataupun motor drag race.

Dari sekian banyak model sepeda motor yang ada di Indonesia, tentunya ada beberapa yang menjadi primadona untuk dimodifikasi seperti ini. Lalu motor apa saja yang menjadi favorit untuk dimodifikasi menggunakan ban cacing?

Yamaha Mio Series

Sejak wabah virus modifikasi ala Thailook melanda Tanah Air, skuter matik PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) ini menjadi salah satu motor favorit pengguna ban cacing. Hampir seluruh varian Yamaha Mio kena virus ban cacing ini.

Bahkan, saat ini sudah tak terhitung lagi jumlahnya Yamaha Mio ban cacing berseliweran di jalan-jalan di Indonesia.

Honda BeAT dan Vario Series

Sama dengan Yamaha Mio Series, salah satu produk unggulan PT Astra Honda Motor (AHM) ini juga didapuk menjadi skutik favorit pengguna ban cacing.

Kawasaki Ninja Series

Salah satu produk unggulan PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) yang satu ini menjadi sepeda motor sport terfavorit pengguna ban cacing. Jika sebelumnya hanya Kawasaki Ninja 2 tak saja yang terjangkit wabah ban cacing, saat ini Kawasaki Ninja 250 juga telah menjadi ‘korban’.

Alasannya klasik, penggunaan ban cacing diklaim mampu mendongkrak performa sepeda motor kesayangan. Tapi ngga sedikit juga pemilik motor tersebut menganggap ban cacing bisa membuat tampilan motor kian keren.

Melihat fenomena ini mungkin para insinyur Kawasaki Ninja akan geleng-geleng kepala. Keren dari mana? Hehehe.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement