Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bukan Nyamuk, Peneliti Temukan Kutu Penghisap Darah

Qonita Chairunnisa , Jurnalis-Sabtu, 16 Desember 2017 |00:01 WIB
Bukan Nyamuk, Peneliti Temukan Kutu Penghisap Darah
(Foto: E. Penalver-Nature Communications)
A
A
A

NAYPYIDAW - Para ilmuwan menemukan kutu yang menghisap darah dinosaurus, yang hidup 99 juta tahun silam. Kutu tersebut ditemukan terjebak dalam fosil ambar (resin pohon yang menjadi fosil, terkenal dengan wujudnya yang cantik) di Myanmar.

Ambar dapat mengawetkan hewan yang terjebak di dalamnya dengan sempurna. Salah satu sampel kutu tampak menggenggam bulu dinosaurus.

“Penemuan ini adalah mimpi paleontologi,” ujar Ricardo Pérez-de la Fuente, ahli paleontologi dari Oxford University Museum of Natural History, di Inggris, yang membantu memimpin penelitian tersebut.

Sampel ambar itu memiliki beberapa tanda yang menunjukkan bahwa kutu tersebut menghisap darah dinosaurus. Bukti yang paling jelas, yaitu kutu yang menggenggam bulu milik dinosaurus theropod, jenis kelompok dinosaurus yang kemudian berkembang menjadi burung modern.

Baca juga: Fosil Jutaan Tahun Jadi Petunjuk Dinosaurus yang Saling Menyayangi

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement