Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lelang Frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz Dimenangkan 3 Operator

Moch Prima Fauzi , Jurnalis-Selasa, 12 Desember 2017 |20:00 WIB
Lelang Frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz Dimenangkan 3 Operator
(Foto: Internet)
A
A
A

JAKARTA - Lelang Frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz menjadi topik yang cukup hangat diikuti pada 2017. Awalnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan membuka seleksi peserta lelang pada April lalu. Tapi ternyata baru terlaksana pada September 2017.

Lelang pertama dibuka dengan tender di 2,3 GHz dengan lebar spektrum sebesar 30 MHz. Selama masa pendaftaran, hanya ada 5 operator yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti lelang yang diverifikasi pada 11-12 Oktober 2017.

5 operator yang ikut antara lain Telkomsel, Indosat Ooredoo, XL Axiata, Hutchison Three (3), dan Smartfren. Adapun harga dasar untuk penawaran lelang 2,3 GHz adalah Rp366,720 miliar.

Setelah melalui proses penawaran harga, Kominfo kemudian mengumumkan calon pemenang pada 17 Oktober 2017. Perusahaan bernuansa merah, Telkomsel, kemudian mengumumkan kemenangannya dengan nilai penawaran sebesar Rp1,007 triliun.

Usai mendapatkan pemenang untuk frekuensi 2,3 GHz, Kominfo kemudian membuka lelang tahap kedua pada 24 Oktober 2017. Dari empat operator yang tersisa, hanya ada tiga perusahaan yang memperebutkan blok kosong di 2,1 GHz.

Smartfren secara mengejutkan mundur dari lelang yang dikonfirmasi oleh Direktur Utama Smarftren, Merza Fachys. Dalam keterangannya, ia mengatakan bahwa Smartfren memberikan kesempatan kepada tiga operator agar peluang kemenangan semakin besar.

Lelang frekuensi 2,1 GHz dibuka dengan penawaran harga dasar sebesar Rp296,742 miliar. Dari tiga operator yang mengikuti lelang, ada dua operator yang menjadi pemenang di frekuensi 2,1 GHz. Sebagaimana diketahui, lelang kali ini membuka dua blok kosong selebar 5 MHz sehingga memunculkan dua operator pemenang.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement