Lalu, uap air itu naik dan menebal, kemudian turunlah air yang bersih. Hal-hal yang perlu diperhatikan ialah bahwa muncul zat asam walau terbentuk dalam ukuran yang kecil.
Baca juga: Alquran dan Sains Jelaskan Fenomena Air Hujan
Rahmat Allah menakdirkan zat asam ini terbentuk dalam jumlah kecil dan tidak banyak serta tidak mengganggu kesehatan manusia. Sekiranya Allah menghendaki, tentu Allah bisa memperbanyak jumlahnya sehingga merusak kehidupan manusia.
Air hujan secara alamiah terasa tawar dan merupakan air yang paling bersih. Jauh sebelum manusia mengetahui fakta sains ini, Alquran yang diturunkan sejak sekira 14 abad lalu telah menyebutkan mengenai hal ini.
"Maka terangkanlah kepadaku tentang air yang kamu minum. Kamukah yang menurunkannya atau Kamikah yang menurunkannya? Kalau Kami kehendaki, niscaya Kami jadikan dia asin, maka mengapakah kamu tidak bersyukur?," Surah Al-Waqi’ah Ayat 68-70.
(Ahmad Luthfi)