SIAPA yang tak kenal nama besar Samsung? Produsen smartphone asal Korea ini memang tak henti berinovasi dan meluncurkan berbagai seri barunya. Salah satu seri Samsung yang juga cukup digemari di pasar smartphone Indonesia adalah Galaxy J7 Core.
Diperkenalkan dan dirilis pada Juli 2017, smartphone ini mantap dalam genggaman karena bentuknya yang tipis, hanya 7.6 mm dengan panjang 152.4 mm dan lebar 78.6 mm. Sama halnya seperti kebanyakan ponsel Samsung, J series baru ini juga mengusung dual SIM (Micro-SIM, dual stand-by) dan sudah mendukung jaringan mobile internet 4G LTE.
Performa Bertenaga
Anggota keluarga dari J series ini juga sudah dibekali OS Android Nougat yang cocok untuk mendampingi prosesor Octa Core 1.6GHz dengan RAM 2GB dan ROM 16GB GHz dan chipset Exynos 7870 Octa dan GPU Mali-T830 MP1. Tentunya Galaxy J7 Core juga bertenaga saat dipakai untuk menggunakan aplikasi atau game dengan kualitas yang tinggi. Pun, lag atau hang saat mengganti aplikasi tak akan lagi dialami.
Kamera yang Bisa Diandalkan
Sama seperti beberapa ponsel seri J, Galaxy J7 Core 2017 ini ditanami kamera utama 13 MP dengan autofocus dan LED flash. Bukaan lensa kamera utamanya adalah f/1.9. Smartphone ini juga merupakan salah satu dari sekian banyak ponsel Samsung dengan LED flash pada kamera depannya. Buat para penggemar selfie pun cukup dimanjakan dengan resolusi kamera depan sebesar 5 MP dengan bukaan lensa f/2.2.
Bentang Layar Luas
Asyiknya, ponsel Samsung kelas menengah ini juga bisa dibilang serba bisa. Salah satu keunggulan yang digadang-gadang adalah bentang layarnya yang lebih lebar berukuran 5.5”dan menghadirkan kepuasan visual tinggi karena sudah menggunakan teknologi Super AMOLED dengan resolusi HD (720 x 1280). Dengan dukungan ini tentu movie streaming juga bisa dinikmati lebih nyaman.
Baterai Tahan Lama
Rasanya kurang lengkap jika smartphone yang diandalkan sebentar-sebentar low batt. Jangan khawatir, Galaxy J7 Core dipersenjatai baterai Li-Ion 3.000mAh yang bisa dibongkar pasang.
Ultra Power Saving
Baterai dengan kapasitas cukup besar ini juga didukung oleh fitur Ultra Power Saving, sehingga penggunanya bisa menggunakannya untuk waktu yang lebih lama. Rahasianya terletak pada fitur pengaturan hemat daya. Pada fitur Mid, Galaxy J7 Core akan mengurangi penerangan layar 10 persen (bisa di-adjust), membatasi kecepatan CPU hingga 70 persen, menutup aplikasi di background berjalan sehinggga baru aktif jika dibuka kembali. Fitur ini juga membuat Always on Display mati serta hemat daya tergantung penggunaan yang bisa membuatnya bertahan 20 persen lebih lama.
Ultra Power Saving juga memiliki fitur Max yang akan mengurangi penerangan layar 10 persen (bisa di-adjust), membatasi kecepatan CPU hingga 70 persen, menutup aplikasi di background berjalan sehinggga baru aktif jika dibuka kembali. Fitur ini juga membuat Always on Display mati serta hemat daya tergantung penggunaan yang bisa membuatnya bertahan 20 persen lebih lama. Selain itu juga fitur ini membatasi jumlah aplikasi yang bisa diakses hingga maksimal delapan aplikasi, mengubah tema menjadi tema gelap, dan bisa hemat daya hingga 100 persen lebih lama.
Ultra Data Saving
Bagi para pengguna yang ingin hemat kuota, Galaxy J7 Core juga bisa diandalkan karena memiliki fitur Ultra Data Saving yang bisa menghemat kuota internet hingga 50 persen!
Signal Max
Pernah kesal saat ingin mengunggah IG Story atau sekadar update media sosial tapi tak kunjung bisa lantaran sinyal buruk? Galaxy J7 Core akan mengoptimalkan penerimaan sinyal pada smartphone sehingga pengguna tak perlu khawatir akan sinyal yang tidak stabil. Jadi lupakan juga kejadian terputus sinyal saat sedang seru streaming movie.
Nah, sudah tak sabar ingin menikmati kecanggihan Galaxy J7 Core, kan?
(Hessy Trishandiani)