Penelitian yang dilakukan oleh ahli paleontologi dari University of Bristol tersebut tak hanya memberikan gambaran nyata, tapi juga memberikan petunjuk bagaimana lingkungannya pada saat itu.
Baca juga: Astronot Bisa Bikin Sumber Air dan Oksigen di Bulan, Caranya?
Dengan corak warna yang dapat menyatu dengan lingkungan, kemungkinan dinosaurus ini menghabiskan waktunya di daerah yang sama seperti hewan modern saat ini semisal rusa.
"Kami tahu sebelumnya bahwa bulunya bercahaya, tapi penelitian ini menunjukkan bahwa itu adalah countershade dan bahkan bergaris," kata Dr. Steve Brusatte dari University of Edinburgh kepada New York Times. "Temuan ini menghidupkan kehidupan dinosaurus ini." imbuhnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)