Di beberapa tempat di dunia, terjadi pertemuan antara laut dengan tingkat kegaraman yang tinggi dan pendinginan yang kuat. Keadaan ini menyebabkan air laut menyusup ke bawah hingga terjadi arus laut dan menjadi penggerak sirkulasi laut dalam atau yang biasa disebut dengan deep ocean circulation.
Baca juga: Masya Allah, Awal Terciptanya Samudra Dijelaskan Alquran dan Sains
Djamil, seorang ahli kelautan mengatakan bahwa di bawah garis khatulistiwa di lautan Pasifik, Atlantik dan lautan Hindia, terdapat arus yang bergerak melawan arus permukaannya. Air laut yang bergerak dalam aliran arus yang dinamakan Cromwell, bergerak ke timur, menentang aliran arus ke barat, dan antara keduanya terdapat batas.
Batas antara dua aliran arus laut ini, tidak hanya sebatas wilayah yang disebutkan di atas, tetapi juga ditemui di Selat Gibraltar maupun di sebelah timur Jepang.
Batas dua laut ini karena perbedaan sifat fisis laut yakni adanya perbedaan salinitas, densitas (rapat massa), tekanan, suhu dan sifat-sifat fisik maupun kimia lainnya.