JAKARTA - Saat ini penggunaan ban tubeless pada sepeda motor sedang marak, apalagi untuk produk keluaran terbaru. Kelebihan ban tubeless yang tidak mudah kempis ketika terkena ranjau paku menjadi alasan sejumlah pabrikan menggunakannya.
Seperti PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) yang menggunakan ban tubeless untuk sepeda motor matik terbaru yaitu Yamaha Mio S. Target utama dari motor tanpa gigi itu adalah perempuan yang aktif dan mengandalkan sepeda motor untuk melakukan kegiatan sehari-hari.
(Baca juga: Keren! Yamaha Indonesia Ekspor Mesin Moge ke Eropa)
"Untuk Mio S ini memang dari awal lahirnya Mio ini adalah matik pertama untuk perempuan dan begitu banyak perempuan memang menggunakan sepeda motor Mio," ujar Dionysius Beti, executive vice president director YIMMN, di sela peluncuran Mio S, di Jakarta Utara, Sabtu (14/10/2017).
Menggunakan sepeda motor yang didukung oleh ban tubeless, lanjut Dion, memungkinan perempuan merasa lebih nyaman terutama pada saat berkendara di malam hari. Semakin sempurna dengan adanya lampu hazard.
"Jadi kalau perempuan itu, kalau hujan saat berkendara malam hari ada hazard, jalan itu jadi aman. Kenapa ban tubeless karena wanita itu kalau berkendara malam hari khawatir jika ban kena paku bisa bocor atau kempis nanti keamanannya bagaimana. Kalau pakai ban tubeless kena ranjau paku tetap masih bisa jalan dan aman. Itu keamanan yang kita perhatikan. Oleh karena itu kita berusaha menggunakan ban tubeless," terang Dion.