JAKARTA – Ponsel baru yang bahkan diluncurkan oleh raksasa teknologi tak luput dari kesalahan teknis, namun apa jadinya jika kesalahan tersebut membuat dampak yang mengejutkan seperti ledakan?
Seperti yang baru-baru ini banyak dikabarkan, baterai iPhone 8 dan iPhone 8 Plus ‘gelembung’ di beberapa negara. Padahal smartphone tersebut diluncurkan bulan September lalu dengan sederet fitur canggihnya.
Berdasarkan laporan terbaru, sekira tujuh handset iPhone 8 dan iPhone 8 Plus tak tertutup dengan rapi akibat baterai yang bengkak. Mulanya laporan baterai bengkak muncul di Taiwan dan Jepang, kemudian wilayah Formosa, Argentina menyusul.
Kini laporan juga muncul dari Kanada, China, Yunani, dan Hong Kong. Alhasil total iPhone 8 dan iPhone 8 Plus yang bermasalah sejauh ini mencapai tujuh unit di berbeda negara. Masalah baterai yang membengkak ini mengakibatkan layar ponsel terlepas dari bagian bodi ponsel lainnya sehingga iPhone tak tertutup dengan sempurna.
Ini memang merupakan masalah yang terbilang kecil, namun akan semakin meluas jika Apple tidak segera mengatasinya. Sumber industri mengklaim bahwa Samsung SDI dan LG Chem merupakan produsen yang memproduksi baterai untuk iPhone 8 dan iPhone 8 Plus. Sementara sumber lainnya menyebutkan bahwa baterai diproduksi oleh Simplo Technologies di Taiwan.