"Kawah yang tak disebutkan namanya ini terletak di daerah dataran lava yang landai dengan deras 900 km dari puncak gunung berapi Elysium Mons, dan lebih dari 2.000 km utara dari lokasi NASA Curiosity rover. NASA memiliki beberapa gambar satelit yang sangat rinci dari kawah ini. Luasnya 6,5 km dan telah melestarikan pancaran reruntuhan puing-puing,"lanjutnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ia bisa melihat pita horizontal di dinding kawah, yang mengindikasikan lapisan bebatuan, dengan setiap lapisan diinterpretasikan sebagai aliran lava yang terpisah.
"Studi ini telah mampu memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai sejarah meteroit nakhlite, dan pada gilirannya gunung berapi terbesar di tata surya,"jelasnya.
Studi ini didanai oleh Science and Technology Facilities Council (STFC) dan program NASA Mars Fundamental Research. Para ilmuwan di Universitas Glasgow dan St. Andrews, Lawrence Livermore National Laboratory, California, dan Natural History Museum di London juga berkolaborasi dalam penelitian ini.
(Dini Listiyani)