Advertisement
Advertisement

Duuh! Gara-Gara Masalah Ini, Nissan Terpaksa Recall 1,2 Juta Mobil di Jepang

Anton Suhartono , Jurnalis-Selasa, 03 Oktober 2017 |11:17 WIB
Duuh! Gara-Gara Masalah Ini, Nissan Terpaksa <i>Recall</i> 1,2 Juta Mobil di Jepang
(Foto: Reuters)
A
A
A

YOKOHAMA - Pemerintan Jepang sangat ketat dalam menerapkan standar produksi mobil-mobil yang dipasarkan di negara itu. Semua harus mengikuti prosedur karena alasan keamanan, keselamatan, dan tentunya administrasi.

Dampaknya, Nissan terpaksa mengumumkan recall pada Senin 2 Oktober 2017 terhadap 1,2 juta mobil yang dipasarkan di Jepang karena pengecekan akhir produksinya bermasalah atau dilakukan oleh teknisi yang tidak sah.

(Baca Juga: Soal Peluang Xpander Berlabel Nissan, Ini Komentar Mitsubishi)

Dilaporkan oleh Reuters, mobil yang di-recall termasuk beberapa model yang paling laku di pasar domestik, yakni MPV Serena dan city car Note. Recall dilakukan untuk pengecekan ulang terhadap mobil yang diproduksi antara Oktober 2014 dan September 2017.

"Kami harus melakukan standar registrasi secara serius, tak peduli bagaimana sibuknya kami atau sedikitnya jumlah staf kami. Kami meminta maaf kepada konsumen atas ketidaknyamanan ini," jelas CEO Nissan Motor, Hiroto Saikawa.

Pihaknya juga akan melakukan penyelidikan mengenai bagaimana dan mengapa inspeksi tahap akhir pada proses produksi mobil berlangsung. Penyelidikan akan memakan waktu selama sebulan. Tidak hanya Nissan, ada pihak ketiga yang akan menyelidiki permasalahan ini.

Pengumuman recall ini merupakan kelanjutan dari kebijakan yang diambil pada pekan lalu di mana saat itu Nissan menangguhkan registrasi terhadap 60 ribu mobil karena inspeksi yang tidak sah.

(Baca Juga: Lewat Mobil Low MPV Terbaru, Nissan Ingin Kembali Berjaya di Indonesia)

Seluruh produsen mobil harus memenuhi standar registrasi yang ditentukan oleh pemerintah sebelum dipasarkan. Hal yang sama juga harus dilakukan oleh pemilik kendaraan penumpang di Jepang yang harus memperbarui registrasi setiap 3 tahun.

Recall mobil Nissan ini dipastikan hanya terjadi di Jepang dan tidak terkait dengan persoalan teknis atau penggantian komponen. Nissan sendiri memproduksi 386 ribu mobil di pasar domestik selama 2016.

(Dian AF)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement