JAKARTA - Pendiri sekaligus CEO Xiaomi Lei Jun telah tiba di Tanah Air pada Senin atau 25 September 2017. Ia datang ke Indonesia untuk berbagi pengalaman dan memperkenalkan bisnis perusahaannya dalam sebuah acara yang digelar hari ini di Jakarta, Rabu (27/9/2017).
"Jadi sebenarnya kami memang perusahaan smartphone tapi bukan perusahaan smartphone. Saat ini memang populer dengan smartphone, tapi ini hanya salah satu sudut dari gunung emas kami," kata Lei Jun dari atas panggung.
Dalam sharing session itu Lei Jun pertama-tama memaparkan perjalanan didirikannya perusahaan Xiaomi pada 2010. Ia mengatakan bahwa saat itu Xiaomi dibangun hanya dengan bantuan tujuh hingga 8 orang saja dengan dana USD5 juta.
Namun tak sampai setahun, Jun mengklaim bahwa pangsa pasar Xiaomi di China telah menyentuh 80%.
Ia sendiri menjelaskan beberapa produk bikinan Xiaomi selain smartphone seperti penanak nasi atau rice cooker, payung, pemurni udara, gelang, robot pembersih lantai, kacamata hitam, hingga kompor yang semuanya berlabel perangkat pintar.