“Misi tersebut sangat gila-gilaan, sangat sukses dan berhasil, dan akan berhasil dalam waktu sekira dua minggu,” kata Curt Niebur, ilmuwan program Cassini dalam sebuah konferensi telefon dengan wartawan dari Laboratorium Propulsi Jet NASA di California.
Foto terakhir Cassini saat memasuki atmosfer Saturnus kemungkinan akan menjadi baling-baling atau celah di cincin yang disebabkan oleh moonlets, kata ilmuwan proyek Linda Spilker.
Dijelaskan NASA, wahana antariksa tersebut akan menyediakan data real-time di atmosfer sampai kehilangan kontak dengan Bumi pada pukul 11.54 waktu Inggris pada tanggal 15 September.
(Ahmad Luthfi)