Peneliti menemukan bahwa nitrogen memainkan peran yang lebih penting dalam kimia atmosfer Titan. Di sini, produk umum reaksi nitrogen adalah keluarga senyawa sianida, di mana hidrogen sianida (HCN) paling sederhana dan paling melimpah.
Karena jumlah molekul sianida terbentuk pada ketinggian yang lebih rendah dan lebih dingin, mereka membentuk lapisan awan dari polimer floppy besar (tholins) dan aerosol es yang baru. Seiring aerosol turun ke permukaan, metana dan lapisan etana membentuk lapisan lebih lanjut pada bagian luarnya.
Informasi yang beredar sebelumnya mengungkapkan, kehancuran Cassini akan mengakhiri misi 13 tahun tersebut pada pertengahan September. Namun Cassini akan mengirimkan data hingga misinya berakhir, memberi para ilmuwan tampilan terbaik yang pernah mereka miliki di planet misterius itu sampai sekarang.
Pada hari terakhir, pesawat itu akan membuat 22 penyelaman perpisahan terakhir yang akan membawanya diantara cincin spektakuler planet tersebut beserta permukaannya. Kemudian Cassini akan menuju atmosfer Saturnus dan terjun hingga terbakar.
Misi itu juga akan berakhir dengan menunjukkan lebih banyak terkait tata surya. Telah ditemukan bahwa ada musim di Saturnus, bahwa bulan Titan terlihat seperti Bumi, bahkan bulan lain Enceladus pun dapat mendukung kehidupan di tata surya kita.