Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Faktor-Faktor Penyebab Munculnya Badai di Amerika Serikat, Nih Penjelasan Ahli!

Moch Prima Fauzi , Jurnalis-Selasa, 12 September 2017 |15:00 WIB
Faktor-Faktor Penyebab Munculnya Badai di Amerika Serikat, Nih Penjelasan Ahli!
(Foto: New York Post)
A
A
A

JAKARTA - Belakangan ini Amerika Serikat telah dihantam badai yang mengerikan. Badai di kawasan Laut Karibia itu menyapu lautan ke daratan sehingga menyebabkan banjir serta tiupan angin kencang.

Dari sebagian besar wilayah yang ada di Negeri Paman Sam, badai memang sering melanda ke kawasan timur. Sementara bagian barat Amerika Serikat tak pernah diterjang sehebat Harvey, dan Irma.

Peneliti di Divisi Penelitian Oseanografi dan Meteorologi Atlantik/Badai Penelitian Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA), Chris W. Landsea, mengungkap badai tersebut terbentuk baik di lembah Atlantik, di sebelah timur daratan AS (yaitu di Samudera Atlantik, Teluk Meksiko dan Laut Karibia), dan di wilayah Pasifik Timur Laut.

Baca juga: Bagaimana Proses Terjadinya Badai Irma di AS, Nih Penjelasannya!

"Ada dua alasan utama untuk perbedaan ini, yang pertama adalah bahwa badai di belahan bumi utara terbentuk di garis lintang tropis dan subtropis dan kemudian cenderung bergerak ke arah barat-barat laut. Di Atlantik, gerakan semacam itu sering membawa angin topan ke sekitarnya," kata Landsea, dikutip dari Scientific American, Selasa (12/9/2017).

"Faktor kedua adalah perbedaan suhu air di sepanjang pantai Timur dan Barat AS. Di sepanjang Pantai Timur, Gulf Stream menyediakan sumber air hangat (di atas 80 derajat Fahrenheit, atau 26,5 derajat Celsius), yang membantu mempertahankan angin topan," lanjut dia.

Sementara itu di sepanjang Pantai Barat, suhu permukaan laut jarang naik di atas 70 derajat, bahkan di pertengahan musim panas. Suhu yang relatif dingin tidak memberikan cukup energi panas untuk mempertahankan kekuatan badai.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement