Untuk membangun sebuah piramida, diperlukan batu sebagai bahan pokok, dan bahan lainnya dibutuhkan sebagai alat pengangkut batu itu ke lokasi pembangunan. Kebutuhan kayu sebagai bahan baku pembuatan alat angkut, seperti gerobak atau landasan rel, membuat eksploitasi hutan tidak terhindarkan.
Berdasarkan teori plantasi, dengan kondisi iklim dan tanah di sekitar Sungai Nil yang sangat mendukung, keanekaragaman tumbuhan yang ada di sana seharusnya cukup tinggi. Akan tetapi, apa yang ditemukan saat ini berlawanan dengan teori itu.
Jumlah pohon maupun jenisnya di tempat itu sangat miskin. Tumbuhnya pun secara sporadis, tidak dalam kondisi yang mengelompok. Kondisi yang sama juga terjadi pada bunga-bunga liar.
Kuat dugaan, hal ini disebabkan oleh penggundulan hutan secara total pada masa lalu.
(Ahmad Luthfi)