Kaaiman
Sekelompok anak muda tengah berkemah di dekat sungai dan mendengar suara percikan keras serta membentur. Setelah penyelidikan lebih lanjut, kelompok itu menemukan seorang perempuan di dalam air.
Perempuan itu tampak pucat pasi dengan rambut hitam panjang. Kulitnya memiliki gerakan yang membuatnya tampak seolah-olah ia hampir bersinar. Hal yang mengejutkan terlihat saat perempuan itu berpaling ke kelompoknya, matanya berwarna merah.
Seorang perempuan berlari untuk menyelidiki klaim bahwa Kaaiman telah terlihat. Ia mencatat bahwa putri duyung itu menangis layaknya manusia perempuan menangis. Setelah beberapa saat kekacauan dengan kelompok tersebut, putri duyung itu menghilang ke air yang keruh. Orang-orang Afrika Selatan mencurigai sebagai Kaaiman, karena ia dikenal menarik orang ke bawah dan menjebak mereka di bawah.
Mermaid Selandia Baru
Selandia Baru menemukan dirinya tertarik ke dalam legenda putri duyung ketika pada 2014, seorang awak nelayan mengklaim menemukan sisa-sisa jasad putri duyung di South Island. Para nelayan khawatir mereka telah menemukan mayat korban pembunuhan yang mungkin terjadi. Namun, setelah diperiksa lebih dekat oleh pihak berwenang setempat, ternyata itu tak sepenuhnya manusiawi.
Tubuh menyerupai makhluk mirip manusia yang terbukti memiliki kemampuan hidup di air. Penemuan ini merajalela dengan semua orang di Selandia Baru belajar tentang humanoid air yang ditemukan di Pulau Selatan. Karena pihak berwenang tak yakin apa yang harus dilakukan, penemuan tersebut dibawa ke University of Auckland untuk dilakukan penelitian.