JAKARTA - Air hujan yang jatuh ke Bumi terbagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama menguap kembali karena pemanasan, bagian kedua mengalir di permukaan sebagai air sungai atau menggenang di danau, kolam, sawah, atau cekungan tanah.
Bagian ketiga meresap ke dalam tanah. Sebagian dari yang meresap ke tanah akan tetap tertahan berada di dalam sebagai kelembapan tanah atau mengalir ke dalam lapisan batuan yang lebih dalam dan tersimpan sebagai air tanah dalam.
Dalam buku Tafsir Ilmi 'Air dalam perspektif Alquran dan Sains' yang disusun oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI, dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), menjelaskan mengenai air di dalam Bumi.
Baca juga: Alquran dan Sains Jelaskan Makhluk Hidup Berasal dari Air
Dalam buku tersebut dipaparkan, di daerah hilir yang lebih rendah, air tanah dalam ini akan keluar kembali sebagai mata air di hulu-hulu sungai atau pada tebing-tebing yang tertoreh. Apabila air tanah ini mendapat tekanan yang cukup kuat, mata air bahkan dapat menyembur ke atas sebagai mata air artesis.