Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

OKEZONE STORY: Menilik Penemu Teleskop yang Masih Misterius

Lely Maulida , Jurnalis-Senin, 07 Agustus 2017 |20:03 WIB
OKEZONE STORY: Menilik Penemu Teleskop yang Masih Misterius
(Foto: NASA)
A
A
A

Para cendekiawan umumnya berpendapat bahwa tidak ada bukti nyata bahwa Lippershey tidak mengembangkan teleskopnya secara independen. Oleh karena itu, Lippershey mendapatkan kredit untuk teleskop, karena aplikasi paten, sementara Jansen dikreditkan dengan penemuan mikroskop majemuk. Keduanya telah berkontribusi terhadap pengembangan kedua instrumen tersebut.

Orang Belanda lain, Jacob Metius, mengajukan permohonan paten untuk teleskop beberapa minggu setelah Lippershey. Pemerintah Belanda akhirnya menolak kedua aplikasi tersebut karena adanya tuduhan balasan.

Selain itu pejabat menyebutkan perangkat itu mudah direproduksi, sehingga sulit dipatenkan. Pada akhirnya, Metius mendapat hadiah kecil dan pemerintah membayar Lippershey biaya yang cukup untuk membuat salinan teleskopnya.

Pada 1609, Galileo Galilei mendengar tentang ‘kacamata perspektif Belanda’ dan dalam beberapa hari telah merancang salah satu miliknya. Dia membuat beberapa perbaikan pada desain awal dan mempresentasikan perangkatnya ke Senat Venesia.

Galileo adalah orang pertama yang mengarahkan teleskop ke angkasa. Dia bisa melihat pegunungan dan kawah di bulan, juga pita cahaya yang menyebar dan melintang di langit atau Bima Sakti. Galileo juga menemukan bahwa matahari memiliki bintik dan Jupiter memiliki bulan-bulannya sendiri.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement