Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Terungkap! 4 Mitos Gerhana Bulan yang Tak Lekang Zaman

Lely Maulida , Jurnalis-Senin, 07 Agustus 2017 |15:45 WIB
Terungkap! 4 Mitos Gerhana Bulan yang Tak Lekang Zaman
(Foto: Time and Date)
A
A
A

Serangan hewan bertubuh besar itu mengungkapkan warna berkarat atau merah darah yang seringkali tampak selama gerhana  bulan berlangsung. Orang-orang zaman dulu khawatir jaguar akan menyerang Bumi setelah menyerang Bulan untuk memakan orang.

Untuk mencegahnya, mereka mencoba mengusir Jaguar dengan membawa tombak dan membuat suara dalam jumlah banyak, termasuk memukuli anjing mereka agar melolong.

Gerhana Bulan Menyerang Raja

Menurut Krupp, pada zaman kuno juga diyakini bahwa bulan merupakan serangan di Bulan. Namun lain cerita dengan Jaguar, bulan diserang oleh tujuh setan.

Budaya tradisional menghubungkan apa yang terjadi di langit dengan di Bumi. Karena raja mewakili tanah dalam budaya Mesopotamia, orang-orang memandang gerhana bulan sebagai serangan terhadap raja mereka.

“Kami tahu dari catatatn tertulis bahwa Mesopotamia memiliki kemampuan yang masuk akal untuk memprediksi gerhana bulan,” kata Krupp. Untuk mengantisipasi gerhana, mereka akan memasang seorang raja pengganti yang akan menanggung risiko serangan apa pun.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement