Advertisement
Advertisement

Benarkah Bos Telegram Pavel Durov Akan Buka Kantor di Indonesia? Nih Jawabannya!

Tachta Citra Elfira , Jurnalis-Selasa, 01 Agustus 2017 |16:54 WIB
Benarkah Bos Telegram Pavel Durov Akan Buka Kantor di Indonesia? Nih Jawabannya!
Kominfo dan CEO Telegram Pavel Durov (Foto: Tachta Citra Elfira/Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Chief Executive Officer (CEO) Telegram, Pavel Durov menyatakan pihaknya akan membuat kantor perwakilan di Indonesia untuk memantau gerakan propaganda teroris yang dilakukan melalui percakapan, seperti ISIS.

"Di sini, kami belum menentukan di mana tepatnya kantor kami akan dibangun nantinya. Tapi kami sudah punya perwakilan di Jakarta. Kami akan bekerja sama dengan komunitas-komunitas lebih dekat untuk mengetahui apa yang mereka butuhkan," ungkap Durov.

Lain hal, Durov juga memiliki beberapa solusi agar peristiwa pemblokiran seperti ini tak akan terjadi lagi di negara manapun atas platform-nya.

Baca juga: Ciye.. Mesranya Bos Telegram dengan Menkominfo

"Telegram itu kan komunikasi pribadi dan sosial network. Kami punya channel, punya public sharing, dan sebagainya. Kami akan mengikuti aturan pemerintah Indonesia sebagai public communication tool, mengikuti term and policy di sini," terang Durov.

Sebelumnya, Semuel A. Pangerapan Dirjen Aplikasi Informatika (Dirjen APTIKA) mengungkapkan pihaknya meminta Internet Service Provider (ISP) untuk melakukan pemutusan akses (pemblokiran) terhadap sebelas Domain Name System (DNS) milik Telegram.

Kesebelas DNS itu adalah t.me, telegram.me, telegram.org, core.telegram.org, desktop.telegram.org, macos.telegram.org, web.telegram.org, venus.web.telegram.org, pluto.web.telegram.org, flora.web.telegram.org, dan flora-1.web.telegram.org.

(Ahmad Luthfi)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita ototekno lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement